
Table of Contents
Dengan semangat perintisnya, cryptocurrency memberi kita kesempatan unik untuk menjadi bank bagi diri sendiri. Lalu, bagaimana cara melakukan self-custody atas crypto? Mari kita bahas lebih dalam aspek penting pengelolaan crypto ini.
Esensi self-custody crypto
Self-custody crypto berarti mengelola sendiri aset cryptocurrency Anda. Alih-alih bergantung pada layanan pihak ketiga, Anda sendiri yang memegang kendali atas private key, yaitu informasi penting yang memberi akses ke crypto Anda.
Mengapa self-custody penting?
Saat Anda memegang kendali atas aset crypto sendiri, banyak manfaat yang bisa diperoleh:
Kendali penuh: Keunggulan cryptocurrency terletak pada kebebasan yang ditawarkannya. Dengan self-custody, Anda memegang kendali penuh dan langsung atas aset. Tidak ada jam operasional bank, tidak ada pembekuan akun, dan tidak ada batasan jumlah transaksi. Aset selalu bisa Anda akses 24/7.
Keamanan: Dengan memegang private key sendiri, Anda secara signifikan memperkecil risiko kehilangan crypto akibat kebocoran di pihak ketiga. Seaman apa pun klaim sebuah platform exchange, platform tersebut tetap menjadi sasaran bernilai tinggi bagi peretas. Dengan self-custody, hanya Anda yang mengetahui private key, sehingga risiko pencurian berkurang drastis.
Privasi: Salah satu prinsip dasar cryptocurrency adalah privasi, yang dalam konteks teknologi blockchain lebih tepat disebut pseudonimitas. Dengan self-custody, detail transaksi Anda tidak dibagikan kepada pihak ketiga, misalnya layanan kustodian yang mewajibkan data KYC (Know Your Customer). Meskipun semua transaksi di blockchain bersifat publik dan dapat dilacak, identitas asli Anda tetap tersembunyi, sehingga urusan keuangan Anda bersifat pseudonim.
Tanpa perlu percaya pada pihak lain: Menitipkan aset kepada pihak ketiga bisa berisiko. Kita semua pernah mendengar kisah buruk tentang layanan penipuan atau exchange yang bangkrut. Dengan self-custody, Anda tidak perlu memercayai siapa pun. Keamanan aset sepenuhnya ada di tangan Anda.
Bukti kepemilikan: Saat aset disimpan di exchange, yang Anda miliki hanyalah klaim atas aset tersebut, bukan aset itu sendiri. Dengan memegang private key, Anda memiliki bukti kepemilikan yang tak terbantahkan: cryptocurrency tersebut benar-benar milik Anda.
Bagaimana cara melakukan self-custody atas crypto?
Memulai self-custody crypto mungkin terasa menakutkan, tetapi dengan langkah yang tepat, prosesnya cukup sederhana. Berikut proses lengkap self-custody crypto:
- Pilih dompet crypto: Langkah pertama self-custody crypto adalah memilih dompet crypto yang tepat. Dompet tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari aplikasi mobile seperti Gem Wallet hingga perangkat hardware untuk simpanan dalam jumlah besar. Saat memilih dompet, pertimbangkan faktor seperti fitur keamanan, antarmuka pengguna, cryptocurrency yang didukung, dan layanan dukungan pelanggan.
- Siapkan dompet: Setelah mengunduh atau membeli dompet, Anda perlu menyiapkannya. Biasanya langkah ini meliputi pembuatan kata sandi atau kode PIN serta pencadangan seed phrase atau recovery phrase. Frasa ini berupa daftar kata yang menyimpan semua informasi yang diperlukan untuk memulihkan aset crypto. Frasa ini wajib disimpan dengan aman, karena jika hilang, aset Anda bisa hilang secara permanen.
- Transfer crypto: Setelah dompet siap, saatnya memindahkan aset crypto dari akun exchange atau dompet lain ke dompet baru. Caranya, kirim aset ke alamat publik dompet tersebut. Prosesnya sedikit berbeda tergantung dompet dan aset crypto-nya, tetapi biasanya Anda membuka bagian “Kirim” atau “Tarik” di akun exchange, memasukkan alamat publik dompet baru, lalu mengonfirmasi transaksi.
- Periksa transaksi: Setelah crypto dikirim ke dompet baru, pastikan transaksi berhasil. Anda dapat memeriksanya melalui saldo dompet. Sebagian besar dompet memperbarui saldo secara otomatis setelah transaksi dikonfirmasi di blockchain.
Ingat, setelah aset dipindahkan ke dompet sendiri, Anda sepenuhnya bertanggung jawab atas keamanannya. Pastikan Anda mengikuti praktik terbaik dalam mengelola dan mengamankan crypto.
Semua ini mungkin terasa rumit pada awalnya, tetapi Anda akan cepat terbiasa. Nikmati proses belajarnya - itu bagian dari serunya dunia crypto!
Mengelola crypto dengan aman
Pengelolaan aset crypto yang baik mencakup langkah keamanan rutin sekaligus kewaspadaan terhadap potensi ancaman. Berikut beberapa praktik terbaik untuk mengelola crypto dengan aman:
- Amankan recovery phrase: Seed phrase atau recovery phrase ibarat kunci utama crypto Anda. Jika hilang atau dicuri, aset Anda bisa jatuh ke tangan orang lain. Frasa ini wajib disimpan dengan aman dan terlindungi.
- Perbarui aplikasi dompet secara rutin: Aplikasi dompet yang selalu diperbarui memastikan Anda mendapatkan peningkatan keamanan dan pembaruan fitur terbaru.
- Gunakan dompet hardware untuk simpanan besar: Jika Anda memiliki crypto dalam jumlah signifikan, pertimbangkan untuk menggunakan dompet hardware. Perangkat ini menyimpan private key secara offline sehingga aman dari ancaman online.
- Waspadai upaya phishing: Penipu mungkin mencoba mengelabui Anda agar mengungkapkan private key atau seed phrase. Ingat, layanan yang sah tidak akan pernah meminta data tersebut.
Contoh nyata: peretasan exchange Mt. Gox
Salah satu peristiwa paling terkenal dalam sejarah crypto adalah peretasan exchange Mt. Gox. Pada tahun 2014, Mt. Gox, yang saat itu menangani sekitar 70% dari seluruh transaksi Bitcoin, menjadi korban pembobolan keamanan besar-besaran. Sekitar 740.000 Bitcoin (sekitar 6% dari seluruh Bitcoin yang beredar saat itu) dicuri dari exchange tersebut. Hingga kini, sebagian besar Bitcoin yang dicuri tidak pernah kembali.
Nasabah yang menyimpan Bitcoin di exchange Mt. Gox harus menjalani pertarungan hukum panjang untuk menuntut aset mereka yang hilang, dan banyak di antara mereka tidak pernah mendapatkan ganti rugi penuh. Insiden ini menegaskan risiko jika crypto tidak disimpan dengan self-custody. Seandainya para korban peretasan menyimpan Bitcoin di dompet mereka sendiri, aset mereka akan aman dari kekacauan Mt. Gox.
Self-custody crypto mungkin terasa menakutkan, tetapi dengan pengetahuan dan alat yang tepat, semuanya bisa semudah membalik telapak tangan. Mulai sekarang juga dengan Gem Wallet dan kendalikan crypto Anda sendiri!


